Enter your keyword

Tahapan Pekerjaan Epoxy Lantai

Tahapan Pekerjaan Epoxy Lantai

Tahapan Pekerjaan Epoxy Lantai

Penggunaan cat epoxy lantai dilakukan dengan beberapa tahapan. Umumnya cat ini diaplikasikan ke lantai bahan beton. Fungsinya bukan saja untuk pelindung, tetapi juga untuk mempercantik lantai dan membuatnya mengkilap. Berikut adalah 7 tahapan proses pekerjaan jasa epoxy lantai yang harus Anda ketahui sebelum memutuskan menggunakan lantai epoxy.


Hubungi Kami Untuk Informasi lebih Lengkap di Telp / Whatsapp

0811 111 264


  1. Lakukan Persiapan Pengaplasan Lantai

Pertama dipersiapkan permukaan lantai ataupun subtract untuk memastikan adhesi antara subtract tersebut dengan produksi epoxy. Salah satu metode yang cocok dilakukan ialah pengaplasan. Bahkan permukaan yang sudah terkontaminasi dengan minyak bisa juga membutuhkan pembersihan bahan kimia.

Namun sebelumnya sebaiknya dipastikan dulu bahwa lantai yang akan diaplikasikan cat epoxy lantai memang benar-benar beton atau yang kekuatannya 225 kg/cm2. Lantai juga dipastikan dapat menerima beratnya tekanan dengan baik tanpa adanya dampak negative yang akan terjadi. Jika lantai tersebut langsung berada di atas permukaan tanah, maka sebelum itu terapkan lapisan yang anti uap air.

  1. Lantai Dibersihkan

Tahap kedua, lantai dibersihkan dengan cara disapu dan digunakan vakum industri. Sehingga berbagai debu hingga partikel sekecil apapun bisa diserap vacum tersebut. Berbagai residu, kotoran hingga debu dibersihkan sebelum diaplikasikan pengecatan epoxy. Jika ini tidak dilakukan dengan baik, maka berbagai debu, partikel lainnya akan terperangkap pada lantai saat cat epoxy mulai diaplikasikan sehingga melemahnya adhesi secara perlahan.

  1. Lakukan Filling dan Priming

Diaplikasikan primer epoxy yang sesuai ke lantai, selalu lakukan priming meskipun ada yang bilang priming tak perlu dilakukan, namun tetap lakukan saja. Jika dilakukan priming maka adhesi akan bekerja dengan baik dengan subtract dan lantai lebih lama. Kemudian subtract akan tertutup sehingga gelembung atau gas bisa dikurangi dan dihindari. Selain itu, keuntungan menggunakan priming akan mengurangi kebutuhan penggunaan jumlah produk untuk tahap berikutnya. Jangan lupa pastikan bahwa ruangan tersebut memiliki ventilasi. Agar komponen A dan komponen B bisa tercampur dengan baik jangan lupa gunakan mixer listrik.

  1. Gunakan Epoxy Primer untuk Priming

Selanjutnya, gunakan epoxy grout untuk mengisi semua lubang dan semua celah. Bisa dilakukan setelah priming ataupun sebelum priming diaplikasikan. Jika ada retakan tipis mungkin bisa diiris dengan alat atau mesin pemotong berlian. Ini diterapkan sebelum dilakukan pengisian epoxy agar penahan grout bisa diperbaiki.

  1. Aplikasikan Cat Epoxy pada Tahapan Epoxy Lantai Pertama

Tahap kelima, lapisan pertama diaplikasikan cat epoxy. Semua isi pengeras yang dimiliki komponen A harus dikosong terlebih dulu. Juga membutuhkan mixer listrik dengan lama waktu mixing 2 menit. Lakukan secukupnya dan sebaik mungkin, tidak berhemat pada tahap ini sebab tahap ini sangat penting untuk kelanjutan tahap-tahap berikutnya.

  1. Perhatikan dengan Baik Kedua Komponen yang Digunakan

Jangan lupa bahwa kedua komponen untuk diaplikasikan cat epoxy sangat penting diperhatikan saat pencampuran dilakukan. Produk tersebut bisa diterapkan menggunakan roller sehingga lebih mudah digunakan dan hasilnya bisa lebih baik. Tentunya digunakan  rol yang tinggi kualitasnya jangan sembarangan digunakan. Sebab jika kualitas rol tersebut buruk maka proses pengaplikasian produk tak berjalan dengan baik. Setelah dilakukan lapisan pertama, kemudian tunggu selama 24 jam untuk melakukan atau membuat lapisan berikutnya.

Setelah ditunggu selama 24 jam maka keesokan harinya lihat kembali apa yang terjadi. Terkadang muncul lubang ataupun retakan. Nah, sebelum dilakukan pelapisan berikutnya atau sebelum diaplikasikan mantel selanjutnya sebaiknya semua retakan ataupun lubang yang ada disegel terlebih dulu. Bahkan ada bagian atau permukaan yang tidak rata yang timbul setelah dilakukan lapisan pertama selesai, sebaiknya dilakukan penyiraman pada permukaan yang tidak rata tersebut. Mungkin membutuhkan waktu yang agak lama untuk benar-benar kering. Jika ingin hasilnya bagus, maka tunggu saja sampai benar-benar kering sebelum diberikan olesan kembali ataupun  pengolesan ulang.

  1. Dilakukan Lapisan Terakhir

Tahap terakhir diterapkan lapisan paling akhir dari proses cat epoxy. Berbagai lubang ataupun retakan yang terjadi saat lapisan sebelumnya selesai dilakukan, dipastikan sudah tidak ada lagi. Atau dipastikan sudah diisi atau disegel serta berbagai debu yang ada sudah dikumpulkan. Jika ini tidak dilakukan dengan baik maka hasil akhirnya nanti tak seperti yang diharapkan dengan kualitas yang buruk. Hasil permukaan akhirnya juga tidak rata tentu sangat mengganggu pemandangan dan tidak nyaman saat digunakan.

Sebelum dilakukan pengaplikasian, ketahui juga bahwa umumnya rata-rata dari produk cat epoxy diproduksi dengan umur pot kurang lebih 40 menit. Sehingga yang perlu dilakukan ialah mencampur satu ember cat saja sekaligus kemudian langsung bekerja jangan tunggu lagi sebab nanti catnya tak sebaik saat awal dilakukan pencampuran.

Nah, itulah 7 tahap proses pengerjaan atau aplikasi cat epoxy pada lantai bangunan. Setelah mengetahui hal ini, pastikan lakukan semua langkahnya secara berurutan dengan teliti. Tujuannya agar hasil akhir permukaannya tidak jelek tetapi berkualitas bagus seperti yang diinginkan.


Hubungi Kami Untuk Informasi Lebih Lanjut di Telp / Whatsapp

0811 111 264

No Comments

Post a Comment

Your email address will not be published.